Paginya setelah sarapan, jamaah pun sudah berkumpul di lobby hotel bersiap untuk berangkat ke masjid Nabawi. Sambil menunggu jamaah lain, seorang wanita muda yg merupakan salah satu jamaah umroh yang berangkat tanpa suami dan keluarganya mendekati sang ustadz pembimbing, seraya berkata seloroh, "Pak ustadz, sebenarnya saya tidak mau berziarah ke makam Nabi nih..
Dengan rasa heran, sang ustadz itu berkata, "Kenapa bu?, justru sebelum kita ziarah ke mana-mana, kita ziarah ke makam Nabi dulu. "
"Saya tidak suka Nabi karena Nabi berpoligami, pak ustadz. Saya tidak setuju laki-laki berpoligami. Tapi... Ya... Karena ini umroh pertama saya, saya ikut aja sekalian pengalaman pertama. " Jawab wanita itu.
Jamaah pun berangkat. Yang pria dibimbing ustadz, dan yang wanita dibimbing ustadzah dari muqimin di sana.
Setelah antri di Raudhah yang melelahkan, jamaah pun berhasil shalat di Raudah dan berziarah ke makam Rasulullah saw dan dua sahabat beliau ; Abu Bakar dan Umar bin Khattab yang makam bersandingan.
Saat pulang ke hotel, wanita ini izin tidak pulang dan ingin duduk-duduk di dalam masjid hingga terkantuk-kantuk dan tertidur. Dalam tidurnya dia bermimpi didatangi Rasulullah saw dan menasehatinya agar jangan lagi menghina atau membenci ajaran Allah dan Rasul-Nya. Dalam mimpi itu juga Rasulullah saw menyampaikan bahwa setiap mukmin yang membaca salam kepadanya maka akan dijawab oleh beliau.
Singkat cerita, usai menunaikan umroh, ziarah Madinah dan kembali ke Tanah Air, wanita ini bercerita kepada suaminya bahwa ia sempat bertemu dengan Nabi dalam mimpinya. Suaminya yang tahu watak istrinya meragukan mimpi istrinya itu, dan dianggapnya guyon atau mengarang. Sebab suaminya tahu bahwa istrinya sangat benci dengan poligami termasuk poligami Rasulullah yang memiliki istri lebih dari satu.
Wanita itu berkata, "Kalau kau mau bukti, Rasulullah saw akan datang kesini menjawab salamku. " Mendengar tantangan itu, suaninya mempersilakannya.
Wanita itu pun membaca salam kepada Rasulullah saw, "Assalamu alaika ya Rasullah... ". Dan tidak lama berselang, tiba-tiba suaminya jatuh pingsan. Setelah beberapa waktu diistirahatkan, suaminya kembali bangun dan sadar. Ketika ditanya, kenapa engkau pingsan tadi? Dia menjawab, "Aku melihat seorang lelaki berparas putih dan ganteng yang bersinar-sinar menjawab salam-mu"
(diceritakan oleh pembimbing umroh kpd sesama pembimbing umroh)
Jamhuri, Madinah 13 Nopember 2017