Sabtu, 11 November 2023

Berkunjung dan Sholat di Islamic Center Kota Madrid - Spanyol

Akhirnya perjalanan melelahkan dari Toledo sampai juga kami di kota Madrid. Tiba di sana sekitar jam 14.00 langsung melaksanakan shalat zhuhur dan Ashar jamak Taqdim di masjid Pusat Kebudayaan Islam di kota Madrid Spanyol

Mesjid yang terletak di pusat kota Madrid ini dilengkapi dengan perpustakaan serta pernik-pernik dakwah berupa gambar-gambar dan penjelasan tentang Islam dengan bahasa Spanyol. Mulai dari rukun Islam, sejarah Nabi Muhammad, Iptek dalam alQuran serta siroh Nabi dan sejarah Islam.

Di bagian basement juga ada kafetaria masakan halal bernama Restaurant Al-Zahra
Terdapat juga koleksi mushaf al-Quran dengan terjemahan berbagai bahasa di dunia. Mayoritas mushaf2 ini disumbang Percetakan AlQuran Madinah melalui Rabithah Alam Islami ( Liga Islam Sedunia) yg nerkantor di Arab Saudi.
Madrid, Kamis 9 Nopember 2023

Jadi RMCF (Real Madrid Club Fans) Sehari

Stadion Club Real Madrid - Spanyol
Catatan Rihlah

Kamis, 9 Nopember 2023

Datang ke Spanyol, tidak ketinggalan diajak anak ke markas Club Sepak Bola Real Madrid di Stadion Clubnya di Madrid. Gak nyangka, walau pun seorang putri hampir hafal para pemain sepak bola dunia.


Memang generasi milenial serba tahu apa yang sedang hit. Kadang saya gak nyambung apa yang anak-anak yang obrolkan. Kirain tentang sejarah, ternyata tentang persepakbolaan. Itulah bedanya mereka sebagai generasi milenial dengan saya sebagai generasi kolonial.
Real Madrid Fans Store
Tapi meski anak-anak pegang TIM REAL MADRID (SPANYOL), saya tetap pake baju TIM MAROKO. Soalnya Piala Dunia di Qatar kemarin, Maroko menjadi buah bibir dunia. Selain Maroko negara muslim, disana juga terdapat makam-makam Wali Pitu (7 wali/Sab’ah Rijal). Juga para ulama dan pejuang lahir dari sana. Sebut saja Ibnu Bathuhah yang sekelas dengan Marcopolo tokoh penjelajah dunia. Ada juga Penulis Dalail Khoirot dan Ibnu al-Jurumi (penulis kitab Jurumiyah).

T-Shirt Kesebelasan Maroko

Walau melalui sepak bola, Maroko telah menunjukkan suksesnya mengenalkan fenomena pemeluk Islam kepada dunia. Seperti sayang dan cintanya para pemainnya kepada ibunya. Sebagaimana suksesnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Sepak Bola Dunia yg ketat melarang simbol-simbol LGBT

Jumat, 10 November 2023

Berkunjung ke Toledo: Sejarah Toledo dan Thariq bin Ziyad

Catatan Rihlah 

Pemandangan Kota Toledo
Kamis, 9 Nopember 2023, dari Cordova kami langsung meluncur ke Toledo, sampai di sana Pukul 19.00 dan langsung menuju ke hotel (apartemen) untuk langsung beristirahat. Esoknya, sebelum menuju ke Madrid kami mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan objek wisatan lainnya yang berada di kota Toledo

Toledo dulu adalah Ibu Kota Kerajaan Kristen Visigoth. Secara geografinya, terletak di tengah Semenanjung Iberia. Dikelilingi Sungai Tagus dan pegunungan dari arah utara, timur, dan barat.

Tempat persinggahan dan
shalat thriq bin Ziyad
Sejarah Toledo dan Thariq bin Ziyad,

Beliau adalah panglima perang Bani Umaiyah— berkaitan dengan peristiwa penaklukan Andalusia oleh pasukan Muslim.

Singkat cerita sejarah, seorang Musa bin Nushair, gubernur di kawasan Magribi Afrika Utara, menyebarkan ajaran Islam ke suku Berber, setelah menakhlukkannya pada 704 Masehi. Suku ini kuat dan keras yang selanjutnya mendukung Musa. Apalagi dengan mengangkat Thariq bin Ziyad yang berasal dari suku Berber ini.

Misi Musa ingin menaklukkan Andalusia. Namun banyak kendala. Di antaranya adalah banyaknya kaum Kristen, minimnya armada laut, adanya Pulau Balyar dan Pelabuhan Sabtah milik kaum Kristen, dan letak geografis Andalusia yang tak dipahami kaum Muslim.

Tak diduga, penguasa Pelabuhan Sabtah, Julian pergi menemui Thariq bin Ziyad. Ia mendukung pasukan Muslim untuk merebut Andalusia. Walaupun sesama Kristen, Julian ingin menghancurkan Roderic, penguasa Andalusia, yang zalim pada rakyatnya. Bahkan pernah memperkosa putri Julian. Julian melakukan negoisasi dengan Thariq. Isi negoisasinya di antaranya adalah menyerahkan Pelabuhan Sabtah dan memberi informasi tentang Andalusia.

Setelah mendapat informasi tentang medan di Andalusia oleh Tharif bin Malik, pasukan Thariq bin Ziyad mendarat di Andalusia. Tepatnya di Gibraltar. Berpindah lagi ke kawasan bernama Algeciras.

Perang Muslim-Kristen

Di sini pasukan Muslim harus berhadapan dengan pasukan Kristen. Tidak langsung menyerang mereka, tapi Thariq memberi pilihan: masuk Islam, dibiarkan namun harus membayar jizyah , atau diperangi. Sayangnya pilihan ketiga yang diambil oleh kaum Kristen tersebut.

Terjadilah perang dan pasukan Muslim menang. Tedmore, panglima perang kaum Kristen, meminta bantuan ke Roderic. Atas izin Allah, pasukan Kristen yang dipimpin Roderic juga dikalahkan pasukan Muslim.

Sesudahnya pasukan Muslim pun bertolak ke Toledo. Selama perjalanan, Thariq bersama pasukannya juga menaklukkan kota-kota kaum Kristen. Akhirnya pasukan Kristen mau berdamai dan membayar jizyah.